Foto saat FGD

Bandung – Kamis, 6 Agustus 2020, PT Len Telekomunikasi Indonesia menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) link Manado-Ondong Siau diselenggarakan di Bandung, pada Kamis 6 Agustus 2020. Acara ini membahas dengan dua topik pembahasan, yaitu “Pengaruh Kondisi Geologi Kelautan Perairan Manado-Ondong Siau Terhadap Infrastruktur Palapa Ring Paket Tengah” dan “Praktik Industri Telekomunikasi dalam Memitigasi Risiko Aktivitas Vulkanik dan Seismik pada Infrastruktur Bawah Laut”

Focus Group Discussion bertujuan untuk  untuk menganalisa dampak dari aktivitas vulkanologi dan morfologi dasar laut pada link Manado-Ondong Siau dari berbagai sudut pandang para ahli dan praktisi sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil langkah yang tepat untuk mendapatkan solusi terhadap kerusakan kabel laut link Manado-Ondong Siau. Kegiatan FGD ini juga melibatkan para ahli di bidang Metalurgi, Geologi Kelautan & dan Vulkanologi, serta para ahli praktisi di Industri Telekomunikasi yang telah memberikan tinjauan teknis terhadap kondisi Link Manado – Ondong Siau.

PT Len Telekomunikasi Indonesia telah berupaya memperbaiki kerusakan kabel laut link Manado – Ondong Siau. Dalam perencanaan penggelaran kabel laut Link Manado – Ondong Siau , LTI telah melakukan desktop study dan survey dalam rangka me-mitigasi risiko di antara dengan menghindari Taman Nasional Laut Bunaken dan kompleks Gunung Api Bawah Laut sehingga pada saat itu dapat disimpulkan bahwa jalur pergelaran adalah jalur yang terbaik. Dalam hal ini PT Len Telekomunikasi telah melakukan perbaikan kabel laut link Manado – Ondong Siau sebanyak 2 (dua) kali untuk 3 (tiga) titik putus yaitu perbaikan KM 10 dan KM 1- 12 dari Ondong Siau.

Pekerjaan Pembangunan Dan Pengelolaan Jaringan Tulang Punggung Serat Optik Palapa Ring Paket Tengah telah selesai dilaksanakan dan telah memasuki tanggal operasi komersial setelah mendapatkan Surat Penerimaan Fasilitas dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) nomor SS-372/KOMINFO/BAKTI.31/KS.000/12/ 2018 tanggal 21 Desember 2018.

Palapa Ring Paket Tengah bertujuan untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi pita lebar pada wilayah Indonesia bagian tengah yang meliputi 17 Kota/Kabupaten dan 10 Kota Interkoneksi. Palapa Ring Paket Tengah terdiri dari segmen kabel darat (P4 dan P5) dan segmen kabel laut (P6, P7, P8A dan P8B) dengan komposisi panjang kabel darat 1.303,87 km dan kabel laut sepanjang 1.798,53 km. Salah satu link pada Palapa Ring Paket Tengah adalah Manado-Ondong Siau yang menghubungkan layanan dari Kota Interkoneksi Manado ke seluruh Kota Layanan di P8A.

Suasana FGD Bandung