Sistem komunikasi di era digital ini, menuntut adanya efisiensi dalam pengiriman informasi dari narasumber kepada penerima. Efisiensi itu berupa kecepatan waktu dalam pengiriman pesan dengan serat optik, narasumber dapat mengirimkan informasi dengan kapasitas yang besar baik itu besaran data maupun kecepatan. Dengan perubahan ini, keterbukaan informasi dapat memberikan dampak yang baik bagi bangsa dan negara. Melalui sistem komunikasi yang baik, pemerintah dan rakyatnya akan terhubung satu dengan yang lainnya.

Terinspirasi oleh sejarah bangsa, pemerintah Indonesia menggunakan “Palapa Ring” sebagai nama proyek pembangunan infrastruktur jaringan tulang punggung bagi telekomunikasi nasional. Konsorsium Pandawa Lima sebagai pemenang Pembangunan dan Pengelolaan Jaringan Tulang Punggung Serat Optik Palapa Ring Paket Tengah memiliki lingkup pekerjaan seperti terlihat pada gambar berikut ini :

palapa ring paket tengah

Komunikasi Data Digital (dalam format video, suara ataupun data) akan diterima oleh perangkat DWDM dikota A untuk diteruskan/ditransfer ke kota B dan seterusnya melalui kabel serat optik baik itu yang di darat ataupun di laut, sebelum akhirnya akan diterima oleh pelanggan yang dituju. Perangkat DWDM yang akan di pasang mempunyai kapasitas 8 x 10Ghz, dimana komunikasi seperti ini hanya dapat dicapai secara maksimal dengan menggunakan jaringan kabel serat optik.