Rapat Koordinasi: Tingginya Kebutuhan Jaringan Telekomunikasi di Kabupaten Morowali

Morowali – Senin, 8 Juli 2019 | Terkoneksi pada jaringan internet merupakan suatu kebutuhan bagi hampir seluruh masyarakat di jaman yang semakin modern ini. Demikian juga bagi masyarakat Indonesia. Sebagai negara yang terdiri dari ribuan pulau terpisahkan oleh lautan. Pemerintah Republik Indonesia telah mencanangkan untuk pemerataan koneksi jaringan internet keseluruh penjuru Indonesia menginggat tingginya kebutuhan masyarakat akan jaringan telekomunikasi.

Tingginya kebutuhan jaringan telekomunikasi di Indonesia di kabupaten Morowali Sulawesi Tengah dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kemenko polhukam (Asisten Deputi Telekomunikasi dan Informasi Deputi VII), Bupati Morowali Bapak Drs. Taslim dan Sekda, serta dihadiri oleh Kadis dan SKPD terkait (Kominfo, Pendidikan, PTSP/BPM), Perwakilan IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park), perwakilan pengusaha daerah dan perwakilan media serta penyelenggara telekomunikasi.

Rapat koordinasi membahas poin-poin penting mengenai tingginya kebutuhan jaringan telekomunikasi untuk komunikasi data yang memadai di kabupaten Morowali. Saat ini layanan komunikasi data masih belum cukup memadai dari sisi kapasitas dan kualitas.

Selain memiliki potensi daerah yang baik dalam segi pertambangan, pariwisata, perikanan, perkebunan dan perdagangan, kabupaten Morowali juga merupakan kabupaten terluas ke-10, terpadat ke-9, dan memiliki populasi terbanyak ke-12 di Sulawesi Tengah. Dalam segi pertambangan terdapat PT.IMIP yang berada di kecamatan Bahodopi, kurang lebih 50 km dari kota Bungku yang merupakan pusat administrasi kabupaten Morowali.

Dalam rapat tersebut, wakil dari PT.IMIP mengharapkan adanya solusi akses ke Kawasan IMIP di Bahodopi untuk melayani perusahaan dan masyarakat sekitar yang dimana saat ini terdapat 14 perusahaan tambang dan sekitar 35.000 karyawan. LTI segera mengusulkan untuk TS Bungku Extension di Bahodopi untuk solusi layanan di Kawasan IMIP.

Palapa Ring Paket Tengah yang telah disiapkan untuk kabupaten Morowali diharapkan akan menjadi solusi akan permasalahan jaringan telekomunikasi yang terjadi. (FLR)

rapat koordinasi